Minggu, 16 Mei 2010

PHYTOBIOPHYSICS

Essence of Life

Menggali Akar Penyakit, Menyembuhkan secara Holistik

Setiap organ manusia memiliki ‘kesadaran’ yang memancarkan vibrasi tertentu. Kondisi sehat tercapai jika mulai tingkat selular terdapat keseimbangan antara kesadaran kejiwaan, pikiran, emosi dan fisik.
Ikatan dan hubungan dalam keluarga membawa pengaruh besar dan panjang terhadap kondisi kesehatan. Trauma, tragedi, penolakan, dan kesedihan yang berkepanjangan akan terefleksi sebagai ketidakserasian sepanjang hidup, yang akhirnya mengemuka pada gejala fisik.

Apakah Phytobiophysics itu ?

Phytobiophysics adalah suatu falsafah mengenai vibrasi/getaran kehidupan, suatu ilmu tentang kemanusiaan yang merupakan suatu falsafah kuno berkaitan dengan masalah-masalah kesehatan dari masyarakat modern, dan pada dasarnya termasuk Terapi Listrik / Elektromagnetik. Ditemukan oleh Prof.Dame Diana Mossop, MD dan Phytobiophysics Therapistnya tersebar di berbagai belahan dunia : Canada, Denmark, Irlandia, Irlandia Utara, Spanyol, Swiss, Jerman, Austria, USA, Inggris, Malaysia, dan Indonesia.
Formula bunganya yang menggabungkan ratusan sari tanaman, semuanya beresonansi pada frekuensi yang spesifik, dan secara spesifik pula dicocokan dengan frekuensi tertentu dari berbagai organ dan sistem tubuh. Hasilnya adalah penyeimbangan kembali secara elektrikal sistem energetik tubuh, yang selanjutnya memfasilitasi kemampuan bawaan tubuh kita untuk menyembuhkan diri sendiri pada tingkat yang terdalam.
Dengan menggabungkan ribuan sari tanaman dan bunga suatu resonansi tercipta, dan selanjutnya diamplifikasikan lagi potensinya, sehingga menghasilkan frekuensi listrik yang seperti VASER (Vibrational Amplification by Stimulation Emission of Radiation).
Hasilnya adalah suatu obat yang mampu menangani berbagai kerusakan akibat kejadian masa lalu maupun kelainan yang bersifat degeneratif yang disebabkan oleh trauma emosi dan kejiwaan dalam kehidupan, yang bermanifestasi dalam bentuk gangguan fisik.
Daya Penyembuhan Sari Bunga

Melalui riset puluhan tahun, Prof.Dame Diana Mossop, MD, penemu dan pendiri Institute of Phytobiophysics di Inggris menemukan, bahwa setiap warna bunga memancarkan energi yang berbeda.
Energi ini timbul sebagai hasil penyerapan cahaya matahari dalam proses metabolisme bunga-bungaan itu sendiri, yang dikenal sebagai fotosintesis. Energi ini sangat efektif untuk memulihkan kondisi organ-organ tubuh manusia yang sedang dalam keadaan sakit.
Terapi energi bunga pertama akan berasimilasi ke dalam sistem sirkulasi dan berhubungan dengan fungsi saraf melalui meridian-meridian tubuh, di mana interaksinya terjadi dalam sekejap, dan membuat regulasi energi secara instan. Emosi sang penderita akan distabilkan, yang membawa efek keseimbangan di semua tingkat kesadaran.


Cara Diagnosa yang Unik, Efisien, dan Efektif

Praktisi Phytobiophysics yang mahir mampu mendeteksi berbagai kondisi kesehatan secara cepat dan akurat. Dengan metoda Muscle Respons Testatau Electro Accupoint Value (EAV) pada titik-titik meridian tubuh, bagian organ tubuh yang sakit karena adanya peningkatan atau penurunan energi akan terdeteksi secara cepat.
Dari kadar kolesterol, alergi, hingga kemampuan konsentrasi dan kepribadian semuanya bisa dievaluasi dengan mudah. Hal-hal yang dalam pemeriksaan medis konvensional akan makan lebih banyak upaya, waktu dan biaya.
Dengan bantuan Test Kitdan Test Tape bahkan bisa ditentukan adanya jenis kuman dan virus yang menginfeksi, kerusakan dan kelemahan imunitas organ tertentu, kondisi partikel darah, fungsi hati dan ginjal, dan adanya keracunan logam berat.
Phytobiophysics juga memungkinkan diagnosa secara mudah adanya kanker, hepatitis, lupus, meningitis, malaria, campak, rubella, sifilis, TBC dan sebagainya.
Bahkan pada beberapa kasus, deteksi ala Phytobiophysics ini mengetahui secara lebih dini kondisi sakit pada pasien-pasien yang sering mengeluh sakit tetapi hasil laboratorium, USG, CT scan bahkan MRI cenderung dalam batas normal. Hal ini karena kelemahan organ tubuh dapat dirasakan sejak adanya ketidakselarasan sistem energetic tubuh, bahkan sebelum seseorang terdiagnosa suatu penyakit.


Kemampuan Phytobiophysics Menangani Gangguan Virus

Kedokteran modern yang bergantung pada produk-produk farmasi belum sepenuhnya berhasil menangani gejala dan infeksi akibat virus. Berbeda dengan bakteri, virus bersifat elektrikal, dan mengganggu medan daya elektrikal tubuh. Salah satu daya penyembuhan yang paling menarik dari Phytobiophysics, adalah kemampuannya untuk menangani berbagai virus penyakit.
Formula Phytobiophysics menyeimbangkan kembali medan daya elektrikal yang telah dirusak oleh virus, dan dengan demikian memperbaiki sirkuit meridian tubuh, mengembalikan ’blue print’ dari sel-sel hingga normal kembali, menstruktur ulang matriks selular, mengembalikan keseimbangan dan memfasilitasi kemampuan bawaan tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Seperti halnya akupunktur, formula Phytobiophysics mengembalikan meridian yang kacau hingga normal kembali. Phytobiophysics juga menjangkau sistem endokrin, chakra, dan metabolisme.


Terapi penunjang Phytobiophysics

Podo Rachidian Mobilisation atau disingkat PRM adalah terapi penunjang dalam sistem penyembuhan Phytobiophysics. Terapi ini bekerja mengiringi formula bunga dalam mengembalikan struktur holistik tubuh untuk mempertahankan kesehatan.
Fokus dari PRM terutama pada struktural sumbu tubuh seperti kranium (tengkorak), tulang punggung, sakrum dan panggul, dan hubungannya melalui pusat persarafan dan meridian dengan efisiensi energetik dan fungsional dari berbagai sistem organ tubuh.
Dengan penekanan pada ketidakseimbangan struktural yang mendasar tersebut, tujuan PRM adalah membantu melepas ketegangan muskuloskeletal, sekaligus memperbaiki kapasitas persarafan dan energetiksang pasien, dengan cara merangsang terjadinya penyelarasan struktural dan fungsional. Metode ini sangat membantu pemulihan dalam kasus masalah sinus, tonsil, tulang belakang dan problem Temporo Mandibular Joint (TMJ).


Menyingkap Tabir Misteri Kepribadian dengan Metode Heart Lock

Metode Heart Lock mencerminkan trauma emosi yang pernah dialami. Analog dengan ruang dalam jantung manusia, dimana jantung diyakini sebagai penyimpan segala gejolak emosi kehidupan seseorang. Tanpa disadari, hal-hal tersebut terekam dan menimbulkan efek pembentukan kepribadian seseorang, yang mencerminkan 4 pembagian tubuh dan pengaruh magnetis bumi.
Teori Heart Lock menerangkan terjadinya sakit pada manusia, dan dapat pula dipergunakan untuk mendeteksi kecenderungan seseorang terhadap suatu kepribadian yang mendasar.
Terbagi menjadi 4 tipe kepribadian : Lock 1, Lock 2, Lock 3, Lock 4. Masing-masing tipe mempunyai kekurangan dan kelebihan tersendiri. Kecenderungan penyakit dan bakat seseorang dapat diketahui dari metode ini.
Terapi Phytobiophysics menyeimbangkan kepribadian seseorang, sehingga tanpa disadari emosi lebih terkendali dan tubuh menjadi lebih sehat.


5 Langkah Praktis Phytobiophysics untuk Melengkapi Harmoni :
1. Melepaskan blok energi yang disebabkan disharmoni Spiritual
dan Emosional.
2. Penangkal vibrasi toxin dan racun dari perkembangan
masyarakat modern.
3. Menstabilkan Emosi sehingga mampu menyesuaikan diri dengan
Fisik.
4. Membantu asimilasi dari nutrisi.
5. Memfasilitasi kemampuan bawaan tubuh untuk menyembuhkan
diri sendiri pada tingkat terdalam.

Formula Bunga secara instan meregulasi aliran energi melalui :
1. Sistem Sirkulasi Darah
2. Sistem Meridian Tubuh ( dan lalu masuk ke Sistem Saraf )

Respon instannya pada level superficial terjadi dalam waktu 24-48 jam, dengan cara energi dari Formula Bunga mencari kerusakan dari Genetic Coding dalam tubuh.


5 Filosofi Baru dari Phytobiophysics yang Unik :
1.Tidak membahayakan, tidak menimbulkan ketergantungan.
2. Mempertinggi aktivitas dari suplemen lain.
3. Aman untuk bayi, anak-anak, wanita hamil, orang lanjut usia.
4. Mudah digunakan, mudah dipilih.
5. Penyelarasan warna secara praktis.


FORMULA BUNGA SEBAGAI GETARAN DASAR YANG MENSTABILISASI SESUAI SKEMA BERIKUT :

Spiritual / Emosional Tragedi
Hambatan Energi dalam Tubuh
Timbul Toksin / Polusi / Radikal Bebas
Melemahkan Sistem Pencernaan
Nutrisi tidak Seimbang

Imun Sistem tidak Seimbang
Tubuh Terlalu Lemah untuk Melawan Penyakit
by=Dr.Florentina R Wahjuni

1 komentar: